Messages

Posted: March 8, 2011 in Gb3n story 2

Waktu mulai ditelan hening malam, decak detik jarum jam mulai terdengar jelas.
Namun lampu pada meja kerja Soraya masih menyala. Ia masih duduk didepan
laptopnya tanpa mengerjakan sesuatu. Sepertinya malam itupun ia masih diselimuti
rasa gelisah, pasalnya hal serupa telah dilakukannya tidak hanya malam itu.
Sudah seminggu setelah Mery teman baiknya wafat. Nampak jelas ada suatu hal yang
mengganggu dipikirannya.
 
Mungkin masih sulit baginya untuk menerima kenyataan bahwa Mery telah
meninggalkannya. Semasih dibangku SMA, mery merupakan teman yang cukup akrab
dengannya meskipun mereka jarang saling bicara tentang masalah pribadi. Soraya
memang agak tertutup untuk masalah pribadi, tapi untuk hal lain ia cukup
terbuka.
mungkin karena ia tidak suka mencampuri masalah orang lain.
 
Malam berikutnya Soraya kembali duduk di depan laptopnya namun berbeda dengan
malam-malam sebelumnya. Malam itu Ia membuka salah satu jejaring social dan
melihat status yang terakhir dituliskan Mery.

 
“Setelah angka 3 disitu tempatku berada,”
kalimat yang mana ditulis  Mery 3 hari sebelum ia wafat.
Kedua mata Soraya mulai berkaca-kaca, ia tau benar maksud dan untuk siapa
tulisan itu ditujukan.

Kemudian ia membuka Inboxnya, disana ada 24 pesan yang dikirim oleh Mery
kepadanya.
Ia membaca satu persatu pesan Mery dan mulai menitikan airmata.
 
“Maafkan Aku Mer, aku tidak bermaksud mengabaikan pesan-pesanmu. Hanya saja aku
pikir kau akan menemukan jawabanmu sendiri dan mungkin caraku salah. Aku
menyesal tidak memberitahu orang tuamu bahwasanya kau tidak bahagia dengan
pilihan mereka. Harusnya aku sadar betapa kau bahagia dan bersemangat ketika kau
bercerita tentang hubunganmu dengan Edo sebelumnya. Aku minta maaf membiarkanmu
sendiri dalam gelap. Mestinya aku menulis sebait pendapatku tentang masalahmu,
sehingga kau tidak memutuskan untuk mengakhiri semuanya. Maafkan aku..”

 
Sepenggal kalimat itu ia tulis pada wallnya sebelum ia menutup account jejaring
social miliknya.
 
Setelah malam itu, malam tetap hening decak jarum jam semakin jelas. Yang
berbeda adalah lampu pada meja kerja Soraya terlihat padam.

Advertisements
Comments
  1. bismika allahumma akhyaa wa bismika amuuut…. dah bobok dulu!

  2. gb3n says:

    Malem kali tidurnya pak,, wehhh begadang nonton bola yoo..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s