Hal-hal yang mempengaruhi tingkat kesopanan dan cara pikir seseorang.

Posted: December 17, 2011 in Neko-neko

Tingkat pendidikan dan lingkungan sekitar sangat mempengaruhi kesopanan dan cara pikir seseorang. Ada sebagian orang yang berpikir bahwa sekolah tinggi tidak diperlukan dan kebanyakan dari mereka hanya meluluskan SD atau SMP saja lalu mencari pekerjaan, selain itu menjadi PRT adalah pilihan utama bagi mereka. Ada juga yang terbiasa bekata tabu, mereka tidak sungkan memperbincangkan tentang hal kotor tanpa berpikir apakah itu pantas diucapkan dan apakah itu tidak menyinggung orang disekitar mereka yang beranggapan sebaliknya. Mungkin justru bagi mereka hal itu merupakan hal yang menarik untuk diperbincangkan. Selain itu ada juga mereka yang suka berkata dengan nada tinggi atau kasar pada orang lain tanpa berpikir hal itu melukai perasaan lawan bicaranya. Apapun kondisi mereka pada saat itu.

“Ketika seseoarang atau suatu kominitas berkata dengan gamblangnya tentang hal-hal yang merendahkan harkat perempuan, apakah itu tindakan lazim?”

Bagaimana bisa seseorang berkata seenaknya tanpa peduli orang-orang disekitarnya, tidak pernahkah mereka berpikir tentang teman, saudara perempuan, kekasih atau bahkan ibu mereka jika mendengar kata-kata mereka yang tidak sopan itu. Meskipun kata-kata itu tidak dimaksudkan untuk menyinggung atau bagi mereka hal itu hanya sekedar gurauan atau hal yang sudah biasa dan tidak di anggap tabu bagi mereka.

Tentu saja tindakan mereka akan menimbulkan reaksi yang berbeda “PRO dan Contra” bagi orang lain.

Ketika 2 hal diatas dilakukan pada orang atau suatu lingkungan yang tidak terbiasa dengan hal-hal tersebut atau berbeda pemikiran. Mereka akan berpikir betapa bobroknya tingkat kesopanan mereka. Dan sayangnya  hal itu agaknya telah membudaya pada diri mereka yang tanpa mereka sadari telah menjadi kebiasaan buruk yang sulit dihilangkan.

Lalu bagaimana untuk mengubah cara pikir mereka atau kebiasaan buruk itu?

Keluarga tidak selalu bisa mengontrol apa yang dilakukan anak-anak mereka diluar lingkungan rumah, tapi walau bagaimanapun keluarga khususnya orang tua punya peran penting dalam hal ini. Selain membekali anak-anak mereka dengan ilmu agama dan tata krama dalam keluarga dan lingkungan. Alangkah baiknya,  jika orang tua memenuhi hak anaknya untuk mengenyam pendidikan sebagaimana mestinya yang harus mereka dapatkan. Namun Ekonomi adalah suatu wacana lama yang terus menjadi anyar, yang mana menjadi alasan untuk membatasi pemenuhan tanggungjawab mereka pada anak-anaknya.

Agaknya pemerintah harus bersedia mencampur tangankan diri mereka guna membenahi perekonomian di desa-desa kecil atau tempat-tempat kumuh. Kesempatan kerja atau suatu lahan usaha merupakan prioritas dalam hal ini. Peminjaman modal dengan bunga kecil dan pembinaan usaha-usaha rumahan menjadi langkah utama yang akan membuahkan hasil tentunya. Sebagian daerah sudah tapi masih banyak yang belum.

Banyak yang bisa kita lakukan untuk anak-cucu kita, menjadi kebanggaan buat kita dan diri mereka bukanlah hal yang tidak mungkin. jangan patahkan harapan mereka untuk berkembang lebih baik. Untuk  itu lakukan yang terbaik dari kita buat mereka. Karena kita bertanggung jawab untuk  mengubah tingkat kesopanan dan cara pikir mereka menjadi lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s